JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi dampak pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah. Ia menilai, gangguan pasokan listrik perlu ditangani dengan cepat dan terukur agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian.
Menurut Puan, listrik merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran vital dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rumah tangga, fasilitas publik, hingga sektor industri. Karena itu, setiap gangguan pasokan listrik harus diantisipasi dengan skema penanganan yang jelas serta komunikasi yang transparan kepada masyarakat.
Ia juga meminta PLN untuk memastikan informasi terkait jadwal maupun penyebab pemadaman disampaikan secara terbuka dan tepat waktu. Hal ini dinilai penting agar masyarakat dapat melakukan penyesuaian dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat pemadaman.
Selain itu, Puan menekankan pentingnya peningkatan keandalan sistem kelistrikan nasional melalui pemeliharaan infrastruktur secara berkala serta penguatan cadangan daya di berbagai wilayah. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya gangguan berulang.
DPR RI, kata Puan, akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja PLN dalam menyediakan layanan listrik yang andal dan merata. Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan publik di sektor energi harus tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
Dengan adanya dorongan ini, diharapkan PLN dapat semakin responsif dalam menangani gangguan listrik serta memperkuat sistem mitigasi agar dampak pemadaman bergilir dapat diminimalkan di masa mendatang.
