SEMARANG – Seorang pria di Kota Semarang ditangkap polisi setelah diduga mengaku sebagai intel dan merampas sepeda motor milik seorang mahasiswa. Aksi tersebut dilakukan dengan modus mengintimidasi korban agar menyerahkan kendaraan tanpa perlawanan.
Peristiwa bermula ketika korban dihentikan oleh pelaku di salah satu ruas jalan di Semarang. Pelaku kemudian mengaku sebagai anggota intelijen dan menuduh korban melakukan pelanggaran, sebelum meminta kendaraan roda dua milik korban dengan alasan pemeriksaan.
Merasa tertekan dan takut, korban akhirnya menyerahkan sepeda motornya kepada pelaku. Namun setelah kejadian, korban melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian karena merasa telah menjadi korban penipuan dan perampasan.
Berdasarkan laporan tersebut, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku dalam waktu singkat. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku tidak memiliki keterkaitan dengan institusi resmi mana pun sebagaimana yang diklaim saat kejadian.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa. Sejumlah barang bukti turut diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap orang yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas resmi. Warga juga diminta segera melapor apabila mengalami kejadian serupa agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat berwenang.
