KUPANG – Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih (KMP) mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen lainnya dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah.
Dalam sejumlah agenda di NTT, Ketum Seruni KMP menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, hingga peningkatan ekonomi keluarga. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak.
Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki NTT, baik dari sektor sumber daya manusia maupun kekayaan alam dan pariwisata. Dengan dukungan program yang tepat dan kolaborasi yang kuat, potensi tersebut diyakini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain itu, Seruni KMP terus mendorong berbagai program sosial dan pemberdayaan yang menyasar kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Ketum Seruni KMP menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga dalam setiap program pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Melalui kolaborasi yang semakin erat, diharapkan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan NTT yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa mendatang.
