KUPANG – Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih (KMP) mendorong percepatan revitalisasi sekolah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan akses pendidikan bagi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.
Dalam kunjungannya, Ketum Seruni KMP menekankan bahwa pemerataan akses pendidikan harus menjadi perhatian bersama, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, revitalisasi sekolah tidak hanya menyangkut perbaikan fisik bangunan, tetapi juga penguatan fasilitas pendukung proses belajar mengajar.
Ia menilai keberadaan sekolah yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan dan semangat belajar siswa. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur pendidikan di berbagai daerah.
Selain meninjau kondisi sekolah, Ketum Seruni KMP juga berdialog dengan tenaga pendidik dan pihak sekolah guna mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong program-program yang lebih tepat sasaran.
Revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih baik, diharapkan siswa dapat belajar secara optimal dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
Program peningkatan akses dan kualitas pendidikan diharapkan terus berlanjut melalui sinergi berbagai pihak. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, termasuk di wilayah timur tanah air.
