Jakarta–Kantor pusat PT. Asahimas Chemical (ASC) yang berada di Jakarta selatan, kembali didemo yang kedua kalinya oleh ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) perMata Banten, pada Rabu (22/7/2026).
Aksi demo dilakukan LSM perMata Banten lantaran adanya dugaan pembiaran terhadap mafia-mafia limbah yang beroperasi di PT. ASC cabang Cilegon Provinsi Banten.
Saat unjuk rasa berlangsung, Sihab, salah satu orator dalam orasinya menyampaikan bahwa Ada tiga point desakan utama yang disampaikan massa aksi demo.
“Yang pertama, bahwa PT ASC harus segera menghentikan adanya diduga persaingan usaha yang tidak sehat, serta melakukan evaluasi dan perombakan pimpinan di cabang Cilegon, kedua PT ASC harus memutuskan kerjasama secara tegas, dengan seluruh pihak yang terbukti tidak memiliki izin resmi pengelolaan limbah, maupun ketentuan hukum lain” Ungkap Sihab saat orasi berlangsung.
“Serta point yang ketiga kami mendesak dengan tegas, agar PT ASC segera melakukan penyelidikan secara tuntas dan transparan terhadap seluruh mitra kerja, khususnya yang bergerak di bidang pengelolaan limbah, serta mencabut kerjasama bagi yang tidak memenuhi syarat perizinan negra” tegasnya.
Sebelumnya, aksi demo serupa dilakukan pada (13/07) dengan jumlah massa kurang lebih 50 orang, namun saat ini, aksi demo yang dilakukan kedua kalinya dengan jumlah kurang lebih 100 orang dari gabungan LSM perMata Banten dengan warga setempat sekitar PT ASC cabang Cilegon
Hal itu dikatakan Hasby, selaku korlap saat diwawancarai sejumlah awak media disela unjuk rasa aksi demo berjalan
“Kami mengharapkan tanggapan dan pelaksanaan langkah perbaikan dari PT ASC, paling lambat 10 hari kerja kedepan sejak siaran pers diterbitkan, dan kami juga bersedia memaparkan bukti yang dimiliki untuk mencari solusi berkelanjutan” kata Hasby
“Apabila tidak ada langkah nyata dalam batas waktu t, permata Banten akan melaporkan dugaan pelanggaran tersebut kepada KPPU, KLHK, kementrian perdagangan dan instansi penegak hukum yang berwenang” Ujarnya.
Selaku korlap, Hasby juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghambat operasional PT. ASC, melainkan untuk memastikan perusahaan berjalan sesuai aturan
“Selanjutnya bisa memberikan manfaat yang adil, bagi semua pihak” jelasnya
“Kami mengundang perusahaan untuk menggelar pertemuan terbuka bersama perwakilan pelaku usaha dan tokoh masyarakat gunung sugih Cilegon” pintanya.
Pantauan dilapangan, aksi demo berjalan dari siang sampai menjelang magrib dengan penuh damai, tanpa anarkis dan berjalan kondusif yang dijaga ketat pihak kepolisian setempat.
Namun sangat disayangkan, aksi demo yang berlangsung lama tersebut seperti diabaikan dan terjadi pembiaran dari pihak kantor pusat PT ASC, karena tidak adanya satupun pihak kantor pusat PT ASC yang keluar beritikad baik untuk berdialog dan menanggapi momen aksi damai yang dilakukan massa aksi yang datang ke lokasi dari Provinsi Banten khususnya massa disekitar PT ASC cabang Kota Cilegon.
Red
