Pandeglang PKBM Al Fawaz, kecamatan Sobang kabupaten Pandeglang, Banten diduga fiktif dan menjadi sorotan tajam saat tim investigasi GWI berdasarkan hasil dari warga sekitar, PKBM tersebut diduga tidak memiliki kegiatan belajar mengajar (KBM) yang jelas dan tidak memiliki siswa yang aktif namun diduga tetap menerima dan mencairkan dana bantuan dari pemerintah (Dana Bos PKBM/ BOP Kesetaraan)
Diduga PKBM Al Fawaz kecamatan Sobang kabupaten Pandeglang-Banten,ini diduga hanya ada namanya saja, siswa tidak ada kegiatan tidak jelas, papan nama saja mungkin tidak ada, tapi anggaran negara disinyalir terus mengalir. Ini jelas menghamburkan uang negara dan patut diduga ada praktik korupsi, PKBM seharusnya digunakan untuk pendidikan masyarakat yang putus sekolah, untuk paket A, B dan C, jika tidak ada siswa tapi dana tetap cair, maka ada dugaan penyalahgunaan dan penggelembungan data siswa (mark-up).
Dari pengakuan masyarakat sekitar yang tak mau disebutkan inisialnya mengatakan kepada Tim investigasi GWI bahwa tidak pernah melihat kegiatan belajar mengajar jarang sih perasaan ada kegiatan ungkapnya.
Dalam hal ini semestinya dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten. Pandeglang dinas pendidikan provinsi Banten, serta aparat penegak hukum (APH) kejaksaan Negeri Pandeglang untuk segera melakukan audit dan sidak ke PKBM Al Fawaz kec Sobang
Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi resmi baik pihak PKBM sendiri maupun dinas terkait, Dalam hal ini media memberikan ruang bagi berbagai pihak yang memberikan klarifikasinya.
Isak Setiawan
